KISS | Go Public


go public

 

***

Raya memandang sebal pria yang persis duduk disampingnya. Pria yang sejak awal pertemuan mereka tadi, tak henti menampakkan senyum lebar di wajah tampannya. Senyum bahagia yang membuat lesung dipipi pria itu tercetak sempurna. Senyum mempesona yang sebenarnya mengusik kinerja jantung Kim Raya saat ini.

“Apa kau selalu seperti ini?”

“hm?” pertanyaan Raya yang tiba-tiba membuat Siwon mengalihkan fokus kepada dirinya, lagi-lagi dengan senyum yang tak lepas dari wajah, “Apa yang kau tanyakan?”

“Kau. Apa kau selalu tersenyum seperti itu?”

Alis Siwon terangkat naik karena bingung dengan maksud pertanyaan Raya, “Memang seperti inilah caraku tersenyum. Apa ada yang salah?”

“Bukan tentang caramu tersenyum. Tapi, apakah kau selalu tersenyum seperti itu setiap saat? Tersenyum pada siapapun, kapanpun, bahkan ketika tak ada orang yang sedang menyapamu. Memangnya kau tak merasa pipimu pegal?”

Siwon hampir terkekeh mendengar pertanyaan Raya. Baru kali ini ada seseorang yang repot-repot mempertanyakan tentang kebiasaan tersenyumnya. Dan yang bertanya adalah Kim Raya, wanita yang sebenarnya menjadi alasan terbesar senyum lebarnya hari ini.

“Sebenarnya aku tidak terlalu sering tersenyum seperti ini.”

“Lantas, kenapa sejak tadi kau tak berhenti tersenyum?”

Mendengar pertanyaan sederhana Raya, justru membuat Siwon memikirkan hal lain. Bagi Siwon, pertanyaan yang dilontarkan Raya justru menunjukkan salah satu sifat wanita itu. Jika Raya adalah tipe wanita yang sangat terbuka dan membicarakan apapun yang ingin dia bicarakan. Dan ini terasa sangat menarik baginya.

“Kau harus tau,” Siwon melipat salah satu kakinya ke atas sofa hingga membuat posisi duduknya menjadi menghadap Raya sepenuhnya, “Ini adalah salah satu moment langka. Aku hampir tak pernah terus tersenyum seperti ini. Bahkan biasanya aku sangat sulit sekali untuk tersenyum pada orang lain.” Sambil mengangkat bahu Siwon melanjutkan ucapannya, “Mungkin penyebabnya karena kau ada disampingku.”

Blush…

Jawaban jujur Siwon membuat wajah Raya memerah. Entah Siwon sepertinya tak menyadari efek dari ucapannya yang terdengar sambil lalu itu. Tapi bagi Raya, ucapan Siwon seperti rayuan menggetarkan syaraf yang biasa diucapkan para Casanova.

Melihat perubahan rona pada wajah Raya karena ucapannya, memberikan efek lain bagi Siwon. Dia merasa tersesat dalam sorot matanya sendiri. Wajah Raya yang memerah saat ini benar-benar terlihat sangat menggoda dan menggemaskan. Seolah memanggilnya untuk mengecup pipi tembam itu kemudian memberikan gigitan-gigitan gemas.

“Jangan melihatku seperti itu.”

Nada sentakan Raya membuat Siwon kembali menemukan fokusnya. Namun seperti tak menggubris ucapan wanita itu, Siwon justru menatap Raya semakin dalam.

“Kau cantik bila sedang tersipu.” Pandangan dalam dan intens yang diberikan Siwon pada wajah Raya, membuat Raya semakin merona.

“Sekarang kau benar-benar membuatku gugup.” Ucap Raya tak berani membalas tatapan Siwon yang semakin lama semakin mengganggu kinerja jantungnya yang berdetak tak karuan.

“Aku suka melihat wajah gugupmu, kau terlihat menggemaskan.”

Raya membulatkan matanya, tak percaya dengan kalimat yang dikeluarkan pria yang duduk semakin rapat dengannya. “Ya Tuhan. Ternyata kau benar-benar pria yang pandai merayu ya??”

“Hanya padamu.”

Tawa geli langsung keluar dari mulut Raya, “Hyaa~ Choi Siwon-ssi. Kenapa lama-kelamaan kau terdengar menggelikan? Kau seperti remaja yang sedang kasmaran dan tergila-gila pada seorang wanita.”

Ya, aku tergila-gila padamu, Kim Raya-ssi. Bela Siwon dalam hati. Tentu saja dia tak akan berani mengatakannya. Bisa rusak harga dirinya sebagai seorang pria dengan sejuta pesona.

“Kalian berdua, berhenti bermesraan!” Interupsi Heechul membuat Raya dan Siwon kompak menatap pria itu, “Ayo! Kita harus keluar sekarang.” Ucapan lanjutan Heechul seperti angin segar bagi Raya. Karena sejak tadi, Siwon tak pernah tau, jika Raya sebenarnya berusaha mati-matian untuk mengontrol diri dan debaran jantungnya.

Duduk disamping pria itu, yang bisa mengeluarkan sejuta pesonanya walau hanya dengan berbicara, ternyata memberikan efek yang sangat buruk bagi Raya.

Harum cologne yang bercampur dengan wangi tubuh maskulin Siwon, membuat akal sehat Raya semakin menipis, dan dia kesulitan mengontrol sisi wanita dewasanya. Percampuran perfume dan harum tubuh serta wangi nafas mint Siwon seperti menjadi magnet tersendiri bagi Raya. Raya seperti ingin terus mendekat dan menghirup dalam-dalam semua aroma yang ada pada diri Siwon. Kelemahan Raya adalah pria tampan yang memiliki wangi yang menggiurkan.

Dan walaupun Raya mengatakan hal-hal yang dikatakan Siwon barusan adalah sesuatu yang menggelikan, tapi tetap saja tak dapat dia pungkiri semua ucapan pria itu membuatnya merasa melayang. Ya Tuhan, Kim Raya! Kendalikan dirimu!!

“Ayo.” Setelah bangkit, Siwon menjulurkan tangannya untuk meraih tangan Raya. Namun Raya yang tak ingin semakin tersesat pada pesona seorang Choi Siwon, menolak tawaran pria itu dan langsung merapatkan tubuhnya pada lengan Kim Heechul.

“Hyaa~ memangnya apa yang kau pikirkan? Diluar pasti banyak awak media, akan jadi masalah jika aku keluar bersamamu. Aku akan keluar bersama Heechul Oppa.”

Baru hendak menarik lengan Kim Heechul untuk keluar bersama, Siwon langsung menahan lengan Raya. “Justru akan menjadi sebuah masalah jika kau tidak keluar denganku.”

“Apa masalahnya?”

“Saat ini, hampir seluruh warga Korea tau jika kita sedang berkencan. Apa yang nanti akan mereka pikirkan jika kau tidak bersamaku. Mereka pasti akan mengira jika kita saling menghindari satu sama lain. Dan hal itu pasti akan menimbulkan berbagai macam gossip yang tidak sedap.”

Heechul yang masih berada diantara Raya dan Siwon ikut berdecak kesal, “Aishh! Kalian urus masalah kalian sendiri, jangan bawa-bawa aku! Inikan pertunjukan pertama filmku, kenapa aku harus repot mengurusi kalian.” Omel Heechul sambil melepaskan genggaman tangan Raya.

“Oppa~!” Heechul yang tidak peduli pada protes Raya memilih untuk berlalu pergi.

“Ayo!” Lagi-lagi Siwon mengulurkan telapak tangannya.

Raya yang seperti tak punya pilihan lain, menyambut uluran tangan milik Siwon. Dia mendesah pasrah ketika pria itu menggenggam tangannya erat. Sebuah genggaman yang terasa mantap dan tanpa ragu. Raya baru pertama kali merasakan sensasi bergandengan tangan seperti ini. Terasa mendebarkan dan sedikit banyak juga membuatnya merasa nyaman.

Kemudian, dengan pasti, Siwon dan Raya melangkah bersama mengikuti Kim Heechul dan beberapa rekan artisnya yang sudah berjalan keluar lebih dulu. Namun, baru beberapa langkah mereka didepan pintu, sorot lampu dan kilau blitz kamera langsung menghujani mereka.

Ternyata, beberapa pemburu berita yang berdiri tak jauh dari pintu VIP lounge langsung berlari kearah mereka. Seperti sekumpulan ikan yang diberi makan, mereka mengerumuni Raya dan Siwon seperti sepotong roti.

Raya sempat merasa heran, kenapa justru para pencari berita ini mengerubunginya dan Choi Siwon, jelas-jelas mereka berdua bukanlah tokoh utama yang akan muncul pada film sore ini.

Secara otomatis, Raya dapat merasakan lengkungan lengan Siwon yang langsung memeluk protektif dirinya. Raya juga dapat merasakan penjagaan ketat dari dua pengawal pribadinya yang berada mengelilingi Choi Siwon. Kini Raya terkurung aman dalam penjagaan tiga pria sekaligus.

Karena serangan para pewarta yang tak terduga, membuat Raya melangkah kesulitan dalam dekapan perlindungan milik Choi Siwon. Mengikuti arah dua pengawal pribadinya yang menggiring mereka kembali ke ruang tunggu VIP.

Sambil melangkah, diam-diam Raya menikmati tempatnya berada saat ini. Dekapan perlindungan Siwon, membuat Raya dapat merasakan postur tegap tubuh pria itu yang dibalut oleh sweater musim dingin dan jaket.

Kontur dada Siwon yang bidang, mengundang rasa penasaran Raya yang sudah muncul sejak duduk bersama tadi. Seperti apa rasanya jika bersandar pada dada pria itu. Sambil memanfaatkan situasi, Raya menempelkan salah satu sisi wajahnya pada dada bidang milik Choi Siwon.

Aroma musk bercampur kayu dan mint langsung memenuhi indra penciuman Raya saat dia menarik nafasnya dalam-dalam. Harum maskulin tubuh Siwon membuat Raya terbuai dan semakin ingin menenggelamkan wajahnya pada dada Pria itu.

Seperti mendapat angin segar. Siwon justru ikut mengeratkan rangkulan lengannya pada tubuh Raya dengan satu lengan, tangan yang satunya lagi dia gunakan untuk mendekap bagian belakang kepala wanita yang sedang menikmati salah satu sex appealnya. Perlakuan Siwon benar-benar membuat tubuh mereka semakin menempel lekat-lekat.

Kendalikan dirimu, Kim Raya! Kendalikan dirimu, Kim Raya!’ Raya merapal mantra dalam hati untuk mengontrol debaran jantungnya yang tak karuan dan menahan lengannya yang ingin sekali balas melingkari tubuh Siwon. Raya bertahan dengan posisi kedua tangan yang mencengkram cukup erat bagian depan sweater Siwon. Terlalu sibuk dengan kerusuhan hatinya sendiri hingga tak menyadari debaran jantung Siwon yang ikut bertalu kencang.

Tapi, dalam moment kacau dan tak terkendali ini. Raya juga dapat merasakan sikap Siwon yang berusaha melindunginya. Raya merasa pria itu begitu menjaganya dengan sangat baik.

Langkah mereka terus tersendat hingga beberapa orang security berhasil membuka jalan dan ikut memandu mereka kembali ke VIP lounge. Heechul dan beberapa orang tamu VIP yang tadi juga sempat terjebak dalam kerumunan para pewarta, ikut kembali kedalam VIP Lounge dan menunggu para petugas menertibkan kembali situasi yang sempat kacau.

“Ini adalah pemutaran filmku, tapi kenapa kalian berdua yang seolah-olah menjadi bintangnya?!” Gerutu Heechul sebal.

“Hyung, apa sebaiknya kami tidak usah ikut masuk kedalam? Aku takut keadaannya makin kacau.” Siwon berujar sedikit panik. Tanpa dia sadari, kedua tangannya masih melingkar memeluk erat tubuh Raya. Raya pun yang nyaman berada dalam dekapan Siwon seolah tak ingin melepaskan rangkulan pria itu, tak ingin menjauh sedikitpun.

“Kalian sudah terlanjur mengacau dari awal. Kenapa tak sekalian saja mengacau seluruh acaraku. Jangan berani berpikiran untuk pergi!!” Ancam Heechul dengan nada mengerikan, “dan lepaskan pelukanmu dari tubuh adikku!” lanjut Heechul tajam.

Secara spontan, Raya yang menyadari lebih awal dirinya masih berada dalam pelukan Siwon, langsung mendorong dada pria itu sedikit keras. Dan entah kenapa rasa kehilangan sama-sama langsung menghinggapi kedua insan itu saat mereka sudah saling melepaskan diri satu sama lain.

Siwon sempat menatap Raya dengan pandangan yang sulit terbaca. Raya sendiri sebisa mungkin menghindari tatapannya dari pria itu.

Heechul melihat sekilas ponsel tipisnya, “Ayo kita keluar. Kondisinya sudah aman terkendali.” Kembali Heechul memimpin rombongan yang diikuti oleh beberapa lawan mainnya, Raya dan juga Siwon. Sementara Donghae, Ryeowook dan Hyukjae yang berhasil melewati kerusuhan tadi, sudah masuk lebih dulu ke dalam tempat pemutaran.

Mereka kembali melewati pintu ganda. Benar kata Heechul, kondisi di koridor sudah aman karena para pewarta sepertinya sudah digiring masuk ke dalam tempat pemutaran film.

Mereka menuju satu lagi sebuah pintu ganda yang terbuka lebar. Dimana sudah menanti sebuah karpet panjang berwarna merah jalur mereka akan melangkah.

Satu persatu, Heechul dan beberapa lawan mainnya melangkah masuk dan mulai berjalan diatas karpet merah dengan sangat anggun dan berwibawa. Saling menunjukkan pesona mereka masing-masing dengan beberapa pose berkelas khas artis papan atas.

Para pencari berita yang berdiri dibalik pembatas di tepi karpet merah, mengabadikan setiap tampilan yang diberikan para mega bintang itu dengan kamera mereka. Mengumpulkan setiap gambar terbaik untuk mereka jadikan headline berita.

Yang terakhir, dengan perasaan gugup yang coba ditutupi. Siwon kembali mengulurkan tangannya. Kali ini tanpa ragu sedikitpun Raya langsung menyambut uluran tangan Siwon dan ikut menggenggam tangan pria itu dengan erat. Mereka kembali melangkah bersama. Lagi. Puluhan kamera dan ratusan pasang mata terfokus pada kehadiran sepasang sejoli yang sedang hits dan menjadi berita yang banyak dicari.

Serileks mungkin Siwon melangkah dengan pesonanya sambil menggenggam erat tangan Raya. Menyalurkan perasaan tenang dan energi positif melalui tangan mereka yang saling menggenggam.

red carpet 1

Setelah sukses melewati red carpet, Siwon dan Raya berdiri di depan dinding promosi. Membiarkan para pewarta mengambil sebanyak mungkin setiap moment kebersamaan mereka.

Tampil dihadapan banyak media seperti ini sama-sama hal baru bagi Siwon dan Raya yang bukan berasal dari kalangan showbiz. Masing-masing dari mereka hanya sesekali tampil di publik saat menghadiri acara-acara kalangan elite dan pemerintahan karena latar belakang Ayah dan keluarga mereka yang merupakan orang-orang berpengaruh dalam dunia Ekonomi dan Politik Korea Selatan.

Tapi sepertinya Siwon dan Raya dapat mengatasi kecanggungan mereka dengan sangat baik. Terbukti dari senyum keduanya yang tak pernah lepas saat para pemburu berita menanyakan kejelasan hubungan mereka, karena hingga saat ini tak pernah ada konfirmasi apapun dari pihak menteri pertahanan Kim ataupun Choi Inc.Foundation mengenai hubungan kedua putra-putri mereka.

interview

“Choi Siwon-ssi, Kim Raya-ssi. Tolong katakan pada kami, apakah kalian benar-benar berkencan??”

“Apa kebersamaan kalian saat ini membuktikan jika rumor yang beredar tentang kalian benar adanya??”

“Choi Siwon-ssi. Kim Raya-ssi.”

“Bisakah kalian mengkonfirmasi hubungan kalian berdua??”

“Saat ini kami berdua datang untuk memberi dukungan pada pemutaran film sahabat kami. Kami harap film ini akan meraih kesuksesan besar dan pesan yang terkandung dalam film akan dapat tersampaikan dengan sangat baik.” Siwon menjawab dengan diplomatis. Karena tak etis rasanya membicarakan hubungan dirinya dengan Raya bukan pada tempatnya seperti ini.

Namun, para pemburu berita yang tak puas dengan jawaban Siwon, terus mencerca pasangan itu.

“Tapi, sejak kapan kalian berkencan??”

“Kapan kalian akan menikah??”

“Choi Siwon-ssi. Kim Raya-ssi.”

“Apakah kalian sebenarnya dijodohkan??”

“Tolong jawab pertanyaan kami, Tuan Choi, Nona Kim.”

“Dimana kalian bertemu??”

“Sudah berapa lama kalian berkencan??”

Siwon yang merasa pertanyaan-pertanyaan seputar dirinya dan Raya tak akan berhenti, kembali memasang wajah tenangnya. “Kami sedang berusaha semakin mengenal pribadi satu sama lain. Terimakasih banyak untuk perhatian kalian. Dan tolong dukung kami berdua dengan penuh cinta. ”

Setelah menyelesaikan kalimatnya, Siwon dan Raya langsung berlalu untuk bergabung bersama Heechul, Donghae, Hyukjae dan Ryeowook. Berdiri bersama di tengah papan promosi untuk mengambil gambar.

Cekrek… cekrek… cekrek…

Kilauan blitz dan sorotan lampu terus mengabadikan kebersamaan mereka.

Premier 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

****

 

 

 

 

 

HAHAHAHAHAHA XD

Mau ketawa??? Boleh-boleh silahkan 😛 aku aja geli pas baca lagi ._.v

Advertisements

23 thoughts on “KISS | Go Public

  1. foto yg terakhir lucu, gayanya RAya culun bgt, berdirinya itu lho….kyk anak SD difoto, wkwkwkwk…
    tapi seru koq, ga ada yg menggelikaan n men jijikkan disini…yg ada bikin suAsana jadi agak panas iya. …hihihi

    • kkkk~ XD
      ga ada lagi abis potonya dia yang bajunya sama…
      suasana agak panas?? bacanya di pinggir kulkas sih hehehe 😀

  2. Yeyeyeyeye muncul wah go public neh…. akhirnya. Raya lah jual mahal bgt, siwon semangat sedikit lg pst berhasil haaaaa

  3. Aassiikkkkkkk.. Eon kapan mereka nikah???? Ayoooo dong bikin mereka cepet bersatu trus banyak adegan kiss-nya #eh ;D
    Maksutnya banyak adegan romantisnya.. Hiihii..

    Eon FF yang lain d pending dulu gapapa yang penting Kiss lanjutin trus sampe tamat.. Yaa yaa yaa.. #sapegue Haahaa..

    Makasih ya Eon udah posting.. Nice story banget.. Ringan tapi tetep bikin Greget.. #kisskiss

    • banyak yang berharap mereka cepet nikah yaa… sebentar dulu lah, cinta itu butuh proses kkkk~ XD

      ah kamu mah, yang ini kan project iseng-iseng, jadi sabar-sabar yaa *Kaburr

  4. Setelah go public ngedate di tempat umum, mulai menunjukkan kemesraan…

    Aigooooo kim raya, tahan dirimu…
    Tp siapa yg bisa tahan diri kalo di pelukan choi siwon…hahahhaha

  5. hhuuuaaa cerita favorit ku di WP ini muncul 🙂 baru sempet baca ^_^

    cciieee~ yg udah go public 🙂
    cciieee~ Raya yg curi2 kesempatan buat peluk Won ^o^
    gak sabar nunggu mereka nikah,
    dua2’y (WonYa) sama2 jual mahal tp sebener’y mau, gemes deh sama mereka berdua 🙂

  6. Yaaaaa! Chukhaeee go public! Yey
    Bener juga kata Heechul, siapa yang bintang nya siapa yang disorot wartawan :v
    Tapi gapapa lah yang penting semua orang udah tau, giliran mereka bener” taken atau kaga wkwkwk

    Daebak eon ❤

  7. baru sempet baca dan aku terpesona awww, bersandar di dada tegap Siwon gimana rasanya ya :$

  8. Cerita disini itu bagus bagus banget. cuman pendek abis. kurang panjang. please lain kali dibikin agak panjangan dong, jadi bacanya enggak kesendat sendat+memperpendek part kan? hehe. thanks ff nya keren kok

  9. payah Siwon ah udah berani pengang tangan ngrangkul sama ngrayu masa blm ngungkapin perasaan.gengsi si:3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s