WonYa Moment | BLANK


WonYa Blank

 

 

Pandangan Raya benar-benar tak bisa berpaling dari sosok pria yang sejak tadi sibuk berkutat dengan koran paginya. Entah kenapa keningnya yang berkerut, bibir tipisnya yang bergerak-gerak ke samping, tatapan matanya yang membulat lalu kemudian menyipit, semua mimiknya benar-benar menghipnotis Raya sehingga dia tak mampu berpaling dari keindahan pahatan sempurna dari salah satu karya ciptaan Tuhan yang duduk tenang disampingnya ini. Sosok ini bahkan lebih indah dari semua patung pahatan milik para seniman dunia manapun. Berlebihan memang, tapi mau bagaimana lagi, Raya sudah terlanjur terjerat pada pesona pria yang saat ini merupakan pusat alam semestanya, alasan eksistensinya, dan takdir yang selalu ingin dia tuju, Choi Siwon.

“Waeyo?”

Pertanyaan tiba-tiba Siwon menarik Raya dari lamunannya. Raya yang kini menyadari tatapan penuh tanya pria itu seutuhnya ditujukan pada dirinya, justru kehilangan kata-kata. Tatapannya semakin terpatri pada wajah pria yang kini ikut menatapnya heran dengan intens seolah sedang berusaha menembus relung hatinya.

Merasa tak akan mendapat jawaban, dengan pelan Siwon meletakkan koran yang dia baca, kemudian memutar tubuhnya hingga menghadap Raya sepenuhnya. Lalu dengan tangan kanan Siwon meraih wajah kekasihnya, mengenggamnya lembut lalu menggerakkan ibu jarinya untuk membelai wajah wanitanya, berusaha menarik perhatian Raya yang sebenarnya sudah tertuju padanya.

“Kenapa hmm?”

“Kau tampan” jawaban yang keluar dari mulut Raya justru membuat Siwon semakin bingung, ini memang bukan pertama kali Raya memuji ketampanan wajahnya, tapi nada bicara yang Raya gunakan bukan nada bicara yang biasa, Raya mengucapkan setiap kata yang keluar dari mulutnya seperti orang yang kehilangan kesadaran, menerawang dan hanyut.

“Aku tau, lalu?” tanya Siwon dengan alis berkerut.

“Mau menciumku?”

Hah? Ucapan selanjutnya yang keluar dari mulut Raya membuat Siwon semakin tak mengerti. Jujur saja saat ini Siwon merasa sedikit takut, cara bicara dan ekspresi Raya saat ini benar-benar terlihat seperti seseorang yang baru terkena syok atau bahkan seperti orang yang sedang dihipnotis, cenderung kosong, seketika Siwon khawatir apa yang baru saja terjadi pada kekasihnya.

“A-apa?”

“Cium aku”

Merasa tak yakin dengan apa yang Raya minta, dengan ragu Siwon meraih wajah Raya dengan kedua telapak tangannya. Dikondisi normal, Raya tak pernah meminta Siwon menciumnya, biasanya kemesraan mereka terjadi secara alami tanpa ada yang meminta lebih dulu dan permintaan Raya kali ini sukses membuat Siwon dicekam kebingungan.

Masih dengan diselimuti tanya, secara perlahan Siwon mendekatkan wajahnya dengan wajah sang kekasih, kemudian sedikit ragu dia memberikan kecupan ringan di bibir Raya, tak ada balasan. Lalu dengan kehati-hatian yang berlebihan, Siwon kembali menjauhkan wajahnya guna menelisik wajah Raya setelah Siwon mengabulkan keinginannya.

Namun ekspresi yang hadir di wajah Raya selanjutnya benar-benar membuat Siwon semakin terkejut, Raya tersenyum sangat lebar hingga menyentuh matanya, begitu lepas, indah dan terlihat sangat… manis.

“Terimakasih” ucap Raya ringan diiringi cengiran riangnya, kemudian Raya kembali berkutat pada ponselnya yang tadi dia letakkan di atas meja, meninggalkan Siwon yang justru kini tenggelam dalam ketidakmengertian.

Setelah mengerjap beberapa kali Siwon mulai kembali menemukan dirinya lagi, “Hya, apa yang sebenarnya tadi kau lakukan?” tanya Siwon dengan ekspresi yang hampir sama seperti Raya beberapa saat lalu, masih sedikit hilang kesadaran karena senyuman indah milik kekasihnya.

“Meminta kau menciumku” jawab Raya sambil lalu dengan fokus penuh pada ponselnya.

“Hya! Tadi kau benar-benar membuatku takut, sebenarnya tadi kau kenapa?” tanya Siwon kembali sambil mengusik Raya, menguncangkan lengan wanita itu agar menatap dirinya.

“Aishh, Oppa! berhenti menggangguku!!” protes Raya sebal karena Siwon berhasil menarik perhatiannya dari game ponsel yang sedang ia geluti, “Aku hanya meminta kau menciumku. Itu. Saja” lanjut Raya dengan penekanan.

“Tapi caramu memintanya tadi membuatku takut!” gerutu Siwon sebal, “Kim Raya!”

“Waee??!!” Raya membalas panggilan tak sabar Siwon dengan nada tak sabar pula.

Merasa dipermainkan, Siwon mengeluarkan seringaian penuh arti, “Baiklah. Kau ingin aku menciummu kan, biar ku tunjukkan padamu ciuman yang sebenarnya” tutur Siwon jahil sambil kemudian kembali berusaha memenjarakan wajah Raya yang berontak dari genggaman tangannya.

“Apa yang ingin kau lakukan??? Oppa! Apa yang kau- Opp- eeeemmmhhhh”

 

 

 

****

Advertisements

27 thoughts on “WonYa Moment | BLANK

  1. Haaaaaa so sweet segitunya y klw ngelht siwon smp raya hilang kesadarannya, gmn klw mereka udh nikah. Haaaaaa endingnya suka, coba d lanjutin pengen lht reaksi raya

  2. tersihir oleh ketampanan si Ahjussi alay sampe cengo gitu hahaha 😀 😀
    Raya di kasih bonus kisseu :-*

  3. Hahaha mereka selalu so sweet….
    Mungkin raya begitu karna saking terpesonanya ama ketampanan siwon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s