KISS (Trouble Begins)


PicsArt_1402171677291 (2)

 

 

Kisah sebelumnya KISS (First Meeting) dan KISS (Second Meeting)

 

 

****

 

Raya memutar-mutar tubuhnya didepan kaca besar yang hampir memenuhi seluruh ruangan, memastikan summer dress yang saat ini dia pas-kan menempel sempurna ditubuh rampingnya. Sementara sang sahabat, Jung Jaehyun, hanya menatapnya kesal sejak tadi.

“waeyo?” tanya Raya polos pada Jaehyun yang tak henti menampakkan wajah cemberutnya.

“aku masih tak habis pikir, bagaimana bisa tega-teganya kau mencuri ciuman dari pangeran tampanku?!” protes Jaehyun sebal dan ini bukan untuk yang pertama kalinya.

“pangeran tampan??” Raya memandang Jaehyun bingung, “Omo, Jung Jaehyun! Sudah berapa kali aku bilang, bukan aku yang mencium pria itu, tapi pria itu yang menciumanku lebih dulu” balas Raya dengan nada tak terima.

“bohong, buktinya kau menikmati ciuman Siwon Oppa-ku”

“hya!!!” protes Kim Raya

“kau bahkan sangat-sangat-sangat menikmatinya!” ucap Jaehyun lagi.

Raya mengeram kesal menerima ucapan Jaehyun, “aku lebih menikmati ciuman kami yang kedua” gumam Raya pelan.

“mwo?”

“ani!” jawab Raya cepat, tak ingin sahabatnya tau apa yang sudah dia perbuat tadi malam, kalau dia dan pangeran tampan sahabatnya itu berciuman untuk yang kedua kalinya. “sudahlah, aku tak ingin membahasnya lagi” ujar Raya tak ingin memperpanjang pembicaraan mengenai Choi Siwon.

“sekarang katakan padaku, lebih bagus yang biru atau kuning?” tanya Raya sambil menunjukkan dua buah dress yang menjadi incarannya.

“ambil saja keduanya” saran Jaehyun tak acuh.

“aku ingin, tapi kau tau” Raya mendudukan dirinya disamping Jung Jaehyun, “belakangan ini ayahku sendiri yang langsung mengecek transaksi debit dan kreditku, bukan lagi sekretarisnya” ucap Raya kesal, “kau mau melihatku lagi-lagi tak bisa keluar rumah, eo” lanjut Raya dengan tampang sebalnya.

“salahmu sendiri terlalu konsumtif” ujar Jaehyun singkat yang justru semakin membuat Raya bertambah kusut, “tapi kan ayahmu tak pernah memeriksa tagihan kartuku” mata bulat Kim Raya berbinar mendengar tawaran tersembunyi dari sahabatnya.

“jadi kau akan meminjamkanku uang untuk membeli gaun ini??” tanya Raya tak percaya.

“aku bahkan bisa membelikannya untukmu” jawab Jaehyun ringan, melupakan hukuman yang akan dia dapat dari kakaknya jika dia membeli baju dengan harga tak manusiawi yang saat ini dipegang Kim Raya.

“benarkah??!!” tanya Raya antusias dan tak percaya.

“with one condition” potong Jaehyun cepat yang langsung menghentikan aksi lompat kegirangan Kim Raya.

“what’s that?” tanya Raya penuh curiga.

“minta pada Wookie Oppa untuk mendekatkanku dengan Siwon Oppa” pinta Jaehyun penuh harap.

“omo, Jung Jaehyun! Kau benar-benar menyukai pria itu?” Raya kembali mendudukan dirinya disamping Jung Jaehyun, merasa tak percaya dengan apa yang diminta sahabat karibnya itu.

“tentu saja, dia sangat tampan” jawab Jaehyun dengan binar bahagia yang menegaskan kalau dia benar-benar terpesona pada pria yang sudah membuat sahabatnya kesal setengah mati.

“lalu bagaimana dengan Donghae Oppa?”

“memangnya kenapa dengan Donghae Oppa?” tanya Jaehyun tak acuh.

“are you moron?” Raya memandang Jaehyun bingung, “jelas-jelas kau tau bahwa Donghae Oppa menyukaimu” lanjut Raya kesal pada sikap tak acuh sahabatnya.

“benarkah dia menyukaiku? Aku rasa tidak” jawab Jaehyun santai yang justru membuat Kim Raya semakin memandangnya kesal.

Jaehyun memiringkan tubuhnya, menatap Kim Raya lekat-lekat, “Ray-chan dengarkan aku, aku kenal baik tipe pria tampan seperti Lee Donghae, dia itu termasuk tipe pria pemberi harapan palsu”

“apa maksudmu??” tanya Raya tak mengerti.

“tipe pria seperti Lee Donghae itu, hanya perlu menunjukkan pesona dan sedikit perhatian mereka kepada kaum wanita, kemudian membuat para kaum wanita berpikir kalau si pria menyukai mereka” Raya mencoba mencerna ucapan Jung Jaehyun.

“Lalu setelah si pria mendapatkan perhatian si wanita seutuhnya, si pria malah akan menjauh dan mengatakan ‘memangnya aku pernah mengatakan aku menyukaimu’ hingga menyebabkan hati si wanita terluka” Jaehyun menarik nafasnya.

“kau tau, tipe pria seperti itu hanya ingin mempermainkan perasaan wanita, karena kemudian mereka akan berlalu meninggalkan sang wanita ketika si wanita sudah jatuh dalam pesonanya, mereka itu para pria pemberi harapan palsu” sementara Jaehyun menyelesaikan hipotesa panjangnya, Kim Raya hanya menatap takjub sosok sahabatnya itu. menurut Raya, Jung Jaehyun sangat berpengalaman karena dia tau ada jenis pria seperti itu.

“aku tak akan jatuh kedalam perangkap Lee Donghae” ucap Jaehyun angkuh, “sampai dia sendiri yang mengatakan padaku kalau dia memang menyukaiku, bukan dengan mengumbar prilaku yang memintaku untuk menebak maksud hatinya, wanita butuh kepastian dengan ucapan, bukan menduga-duga” lanjut Jaehyun santai sambil kembali memainkan ponsel Kim Raya yang memang sejak tadi digenggamnya.

“woah… Jung Jaehyun, kau daebak” ucap Raya takjub sambil mengacungkan dua jempolnya, “bagaimana bisa kau berpikir sejauh itu?”

“aku hanya belajar dari pengalaman, dan mengantisipasi hatiku agar tak terlalu banyak berharap pada pria” balas Jaehyun tenang, “jangan sampai kau jatuh dalam tipu muslihat para pria yang hanya menginginkan kesenangan darimu, Kim Raya Agasshi” saran Jaehyun pada Kim Raya yang membuat Raya berpikir keras.

Raya mengerti sekarang, memang ada tipe pria yang seperti disebutkan Jaehyun tadi, contoh nyatanya adalah Choi Siwon. Pria itu menunjukkan sikap kalau dia memang menyukai dirinya, kemudian memanfaatkan kelengahannya dengan mencuri ciumannya, dan dengan bodohnya Raya jatuh kedalam perangkap pria itu, dasar Choi Siwon brengsek, batin Kim Raya.

Tapi tunggu, Raya menolak gagasan jika semua pria sebrengsek Choi Siwon, ada satu pria yang Raya lewatkan, “ani” Raya menggelengkan kepalanya cepat, “tidak semua pria bersifat seperti yang kau katakan tadi” ucap Raya yakin.

“memangnya ada pria yang kau kenal dan tidak bersifat seperti itu?”

“ada”

“siapa? Tunjukkan orangnya padaku” tantang Jung Jaehyun.

“uri Seunghyun Oppa” jawab Raya senang sambil menangkupkan kedua tangannya.

“aigoo… kau masih saja terpesona pada pengawal pribadimu itu?!”

“wae? Memangnya kenapa? Seunghyun Oppa-ku bukan pria brengsek seperti yang kau katakan tadi” balas Raya tak terima.

“tapi dia hanya pengawal pribadimu, Kim Raya” Jaehyun menjelaskan.

“memangnya kenapa kalau dia HANYA pengawal Pribadiku” Raya menekankan kalimatnya, “ada yang salah dengan itu?” tanya Raya tak terima.

“tidak, tidak ada yang salah” jawab Jaehyun cepat, “hanya saja akan terjadi kehebohan besar jika muncul headline ‘putri tunggal menteri pertahanan Kim terlibat skandal percintaan dengan pengawal pribadinya’

“hya, pikiranmu terlalu jauh nona Jung Jaehyun” balas Raya tak terima, “aku hanya mengaguminya”

“benarkah hanya sekedar rasa kagum?” tanya Jaehyun terdengar mencibir.

“hentikan omong kosongmu itu nona Jung” jawab Raya kesal sambil menyibakkan gorden besar yang menjadi pembatas antara ruang pas dan ruang tunggu butik langganannya.

“Oppa” panggil Raya pada pria yang berdiri tegap menggunakan black suit yang pas ditubuhnya, sehingga membuat pria itu terlihat semakin tampan dan berwibawa, “ menurutmu mana yang lebih cantik? Biru atau kuning?” tanya Raya sambil menunjukkan dua buah dress yang tadi dia mintai pendapat Jung Jaehyun.

Sebelum menjawab, pria itu tampak sedikit berpikir, sebenarnya ada perasaan tak nyaman di hati Kim Raya, Raya takut pria dihadapannya ini mendengar apa yang terakhir dia bicarakan bersama Jung Jaehyun. Sementara itu Jung Jaehyun menatap malas dua manusia yang berdiri jauh dari tempatnya, ‘jelas terlihat sekali bahwa dia menyukai Choi Seunghyun, kenapa masih menyangkalnya’ ucap Jaehyun dalam hati.

“yang agasshi kenakan terlihat lebih cantik” jawab Choi Seunghyun yang menimbulkan rona merah diwajah nona mudanya.

“aku sudah menduga Oppa akan berkata seperti itu” ucap Raya tersipu, dan semakin membuat jengah Jung Jaehyun yang sejak tadi mengawasi gerak-gerik Kim Raya.

Namun perhatian Jaehyun teralihkan oleh getar ponsel Kim Raya yang berada dalam genggamannya. Tak ada nama sang pemanggil, hanya sebuah nomor tak dikenal. Jaehyun mengabaikan panggilan itu, karena menurutnya itu sebuah panggilan yang tak penting.

Baru saja Jaehyun akan mengutak-atik ponsel Kim Raya kembali, masuk lagi sebuah panggilan dari nomor yang sama, dengan sedikit kesal Jaehyun mengangkat panggilan itu.

“yeoboseyo”

“Kim Raya?!” terdengar suara mendesak seorang lelaki diseberang sana.

“maaf saya bukan Kim Raya, anda ingin berbicara dengan nona Kim Raya?”

“ne, bisakah kau memberikan ponsel yang kau pegang pada Kim Raya” desak pria diseberang sana yang justru membuat Jaehyun berdecak kesal.

“ck, memangnya kau siapa?”

“aku Choi Siwon, katakan pada Kim Raya, Choi Siwon menghubunginya, ini penting!” Jaehyun membuka mulutnya lebar saat mengetahui dengan siapa dia berbicara, rasa paniknya muncul menutupi rasa bingung dan penasarannya, bagaimana bisa seorang Choi Siwon menghubungi Kim Raya, tanpa pikir panjang Jaehyun langsung melangkahkan kakinya lebar kearah sahabatnya yang masih asik tersipu bersama Choi Seunghyun.

“kalau begitu Oppa tunggulah sebentar, aku akan berganti pakaian dulu”

“Kim Raya agasshi” panggil seorang pria yang menginterupsi percakapan Raya dan Choi Seunghyun.

“eo, Kangin Oppa, ada apa? Bukankah seharusnya kau menunggu kami di mobil” tanya Raya bingung pada kehadiran pengawal utamanya yang lain, terlebih lagi Kangin menghampirinya dengan sedikit berlari.

“ada hal penting yang harus saya tunjukkan pada anda agasshi”

“Ray-chan… ini-   ini-   ada telephone untukmu” ucap Jaehyun gugup memotong ucapan Kangin.

“dari siapa?” tanya Raya bingung sambil menerima ponsel yang disodorkan sahabatnya, sejenak melupakan Kangin yang terlihat panik sambil membawa ipad yang menyala di tangannya.

“Hello”

“Kim Raya?!”

“yes, I am. who’s speaking?” tanya Raya pada pria yang menghubunginya.

Sementara itu, “eo, apakah sedang ada shooting drama disini? Kenapa banyak sekali kamera?” ujar Jaehyun sambil menatap kearah luar butik, dan sontak membuat Seunghyun ikut mengalihkan pandangannya pada kumpulan kamera yang dimaksud Jaehyun.

Seunghyun yang merasakan ada sesuatu yang tidak beres, langsung memasang badan menghalingi tubuh Kim Raya yang sedang sibuk dengan ponselnya dari para pewarta yang berkumpul di depan butik tempat mereka berada, di ikuti oleh Kangin yang sudah mengetahui ada masalah yang sedang terjadi.

“aku Choi Siwon, dimana kau sekarang?” tanya Siwon dari seberang sana dengan nada mendesak.

Raya yang tak menyangka dengan siapa dia berbicara hanya mampu mengerutkan keningnya bingung, “who? Choi Siwon?” ujar Raya tak yakin.

“ne, ini aku Choi Siwon”

“darimana kau tau nomorku?! And, what do you want?!” potong Raya kesal dan cepat.

“where are you?” tegas Choi Siwon tak menjawab pertanyaan Kim Raya, sementara itu kerutan dikening Kim Raya bertambah dalam saat mendengar pertanyaan mendesak Choi Siwon.

“wae?! I think it’s none of your business mr. Choi” jawab Raya sebal.

“Hya! Kim Raya! tidak bisakah kau hanya memberitahuku dimana kau berada saat ini?!” perintah Siwon keras dan tegas yang langsung membungkam Kim Raya.

“aku di Royal Fashion, Apgujeong-dong. Wae??” tanya Raya semakin sebal karena ucapan Siwon barusan.

“jangan kemana-mana! Tunggu tambahan pengawal yang akan menjemputmu” perintah Choi Siwon tegas.

“wae? Tambahan pengawal?!” Raya bingung, “memangnya apa yang terjadi?”

“kau belum tau apa yang sedang terjadi?” tanya Siwon dari seberang sana yang mendapatkan gelengan kepala dari Kim Raya, padahal Raya tau Siwon tak akan melihat apa yang dia lakukan saat ini, “kalau begitu aku akan mengirimkan sebuah alamat portal berita padamu, lalu kau akan tau sendiri apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini” tutup Siwon mengakhiri sambungan teleponnya, menyisakan Raya yang hanya mampu menatap bingung ponsel tipisnya.

“sebenarnya apa maksud pria aneh ini” gumam Raya pada dirinya sendiri, tak menyadari perubahan suasana dan sikap siaga yang ditunjukkan dua pengawal pribadinya sejak tadi.

Tak lama sebuah pesan masuk, Raya membukanya cepat. Seperti yang dikatakan Siwon, pesan itu berisi sebuah alamat website, Raya menyentuhkan jarinya pada alamat itu dan

“IGE MWOYA??!!” mata bulat Kim Raya semakin membulat lebih besar melihat apa yang tertulis pada laman website yang tengah dilihatnya kini.

“wae? Ada apa Ray-chan?” tanya Jung Jaehyun sambil ikut melihat layar ponsel Kim Raya, “MWO????”

 

E-Magazine

 

 

Mulut Raya terbuka lebih lebar melihat foto yang menampakkan dirinya dan Choi Siwon yang berciuman semalam, ditambah lagi dengan kalimat provokatif yang menyatakan dirinya dan Choi Siwon berkencan. Apa?! Berkencan?!!

“ba-bagaimana bisa??” tanya Jaehyun tergagap membaca tagline berita dihadapannya, didukung oleh gambar yang menampilkan sosok yang Jaehyun kenali dengan baik sedang berciuman, Jaehyun sendiri tak tau kapan Raya dan Siwon mulai berkencan, Jaehyun merasa dia akan pingsan saat ini juga.

Sementara itu, Raya sendiri benar-benar tak menyangka, bagaimana bisa beredar foto dirinya dan Choi Siwon yang sedang berciuman, dan siapa yang dengan beraninya mengambil foto itu. Raya tau betul, foto itu pasti diambil semalam saat pesta ulang tahun pernikahan orangtua Choi Siwon.

Raya masih dalam kekagetannya saat Kangin, pengawal pribadinya, menyodorkan benda tipis yang lebih lebar kepadanya.

“saya rasa anda juga harus melihat ini agasshi” ucap Kangin takut-takut.

 

 

LIVE

 

 

Tubuh Kim Raya semakin kaku saat melihat siaran langsung yang memberitakan tentang dirinya bersama Choi Siwon, lagi-lagi dengan tag line yang membuat Kim Raya naik darah.

“CHOI SIWON!! YOU’LL DEAD IN MY HANDS!!” teriak Raya frustasi.

Sementara Jung Jaehyun hanya mampu memandang tak percaya apa yang sedang terjadi dihadapannya saat ini, “Raya-ya, apa benar apa yang dikatakan berita ini?” tanya Jaehyun masih dengan rasa tak percayanya.

“Jaehyun-ah, eothokae” ringis Raya frustasi sambil memandang sahabat karibnya, “aku berani bertaruh ayahku akan menghukumku sangat kejam karena skandal ini” lanjut Raya dengan pandangan menerawang.

“Raya-ya, Gwenchana?” tanya Jaehyun khawatir melihat wajah sahabatnya yang mendadak terlihat sangat kacau.

“eothokae Jaehyun-ah, eothokae” rengek Raya frustasi sambil menjatuhkan diri dalam pelukan Jung Jaehyun. Raya benar-benar tak tau apa yang harus dia lakukan saat ini, skandal yang sedang terjadi saat ini pasti akan memancing kemurkaan ayahnya. Dan Raya benar-benar tak siap jika harus menghadapi sikap menyeramkan ayahnya.

“selamat siang Agasshi” suara berat seorang pria menginterupsi Raya dari bayang-bayang apa yang akan dilakukan ayahnya.

Begitu melihat siapa yang memanggilnya, Raya semakin menampakkan wajah mengerang frustasinya. Raya kenal betul siapa pria-pria yang berada dihadapannya saat ini, mereka adalah pengawal khusus ayahnya, mereka terdiri dari lima orang, empat pria berkebangsaan asing dan satu pria berkebangsaan Korea yang bernama Ok Taecyeon dan merupakan pemimpin pengawal khusus ini.

“The SecDef asked us to bring you, miss” ucap salah seorang special guard berwajah asing yang langsung dihadang oleh Choi Seunghyun.

“She’s under my protection” ujar Seunghyun tak terima dengan sikap tak sopan pria dihadapannya.

“from now onwards, we’ll be in charge of the first line of protection” balas pria itu dingin menatap wajah Choi Seunghyun, “The SecDef said if you don’t respond, we’re allowed to touch you, miss” lanjut pria itu sambil menatap Kim Raya.

“menyingkir!” perintah Raya tegas sambil memandang kesal para pengawal yang berdiri dihadapannya.

“Agasshi” ucap Ok Taecyeon memperingatkan sambil melangkah mendekati Kim Raya.

“step aside, and I’ll go” balas Raya sambil menahan amarahnya yang sudah memuncak akibat perlakuan menyebalkan para pengawal khusus ayahnya.

“We’ll be in charge of the personal protection” sahut Kangin tegas sambil merapatkan diri pada Kim Raya yang diikuti oleh Choi Seunghyun, mencoba melindungi nona mudanya dari sikap kasar dan tak sopan para special guard.

“step aside!” perintah Taecyeon tegas pada keempat anak buahnya, kemudian menunduk hormat pada putri atasannya, “mari ikuti saya Kim Agasshi”

Raya bersama Kangin dan Seunghyun mengikuti langkah Ok Taecyeon kearah belakang butik, menghindari para pewarta yang sudah berkumpul ramai didepan butik sejak tadi. Sebelum benar-benar pergi Raya sempat mengalihkan wajahnya memandang wajah sahabatnya, “mianhae” ucap Raya sedih tanpa suara yang dibalas dengan anggukan kepala dan senyum mengerti dan menenangkan yang menghias wajah Jung Jaehyun.

“ini semua karenamu, Choi Siwon” Raya mengeram kesal sambil mengepalkan kedua tangannya.

 

 

-to be continue-

 

 

Hehehe… entah dapet ilham dari mana saya bermaksud ngelanjutin kisah gak jelas ini. Semoga gak mengecewakan, dan maaf untuk ceritanya yang kerasa absurd, aneh dan berlebihan, maaf ya *bow

Advertisements

36 thoughts on “KISS (Trouble Begins)

  1. akhirnyaaaaa ff yang ini keluar juga!! hehe, setelah lama menunggu 😀
    semakin seru thor ceritanya^^
    apa ya kira kira hukuman ayahnya raya? hihi, jadi makin penasaran sama kisah selanjutnya 😀
    dilanjut thor, aku menunggumu XD wkwk

    • hehehe…. makasih ya udah mau ungguin cerita yang gak jelas ini 😀

      tetap sabar menunggu ya, soalnya saya bakal susah update sekarang-sekarang ini…

      makasih udah baca 🙂

  2. aku maunya dicium kyuhyun aja ah XD haha. ga mau sama author 😛
    canda thor *peluk author 😀

  3. itu fotonya bikin potek asdfghjkl -.-
    gatau kenapa baca ff ini pengen ketawa masa wkwk, kebayang aja ekpresi keselnya raya/? Ngik xD
    ditunggu lanjutannya *o*

  4. Haaaiii *lambaikan tangan* aku reader baru, dapat wp ini dari sujuff2010 😀 bangapseumnida …

    Izin baca ff mu yang lain yaaa chingu 🙂

  5. Waaahhh bener-bener kayak kucing sama anjing raya sama siwon, moga dilanjut cepet ya thor,,,

  6. kakaa seru-seru aku suka 🙂 dilanjut ya..
    ngomong-ngomong aku baru baca part ini masa, yang sebelumnya malah beloman :3

  7. bagusss penasaran lanjutannya.. ini ko klo aku komen nyangkut di moderation trus yah-_-

  8. Haaaaa kerenn *-*
    Gak tau lagi mau komen apa ,,
    Maaf yang part 1 sama part 2 nya ntah ke kirim apa gak komennya soalnya susah ngirim 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s